Selasa, 10 April 2012

GAJAH MADA & ORDE BARU

APAKAH GAJAH MADA
SIMBOLISASI ORDE BARU?
Created by Ejang Hadian Ridwan

Bagian I Latar Belakang Kisah Gajah Mada

Gajah Mada berasal dari seorang pemimpin pasukan dengan pangkat begelen atau lurah prajurit, yang kemudian menyelamatkan raja Majapahit Sri Jayanagara ketika terjadi pemberontakan Ra Kuti, dilarikan ke daerah sekitar Lumajang. Setelah melakukan penyusunan kekuatan, kemudian berhasil merebut kembali kekuasaan Majapahit yang ibu kota kerajaan sempat dikuasi oleh pasukan pemberontak yang dipimpin Ra kuti.

Setelah itu Gajah Mada diangkat menjadi patih di kerajaan bawahan Majapahit yaitu Daha, dilanjut menjadi patih di Jenggala  dan akhirnya diangkat menjadi Maha Patih di kerajaan Majapahit. Gajah Mada berhasil menumpas pemberontakan dibeberapa daerah kerajaan bawahan kerajaan Majapahit juga, yaitu kerajaan Sadeng dan Keta, dilanjut dengan invasi terhadapa ke kerajaan Bali. Ketika diangkat atau dinobatkan menjadi maha patih di kerajaan Majapahit, disitulah Gajah Mada mengucapkan sumpah yang terkenal dengan sebutan "Sumpah Palapa".

Cerita asal mula karier Gajah Mada, mulai dari begelen pasukan Majapahit sampai mengucapkan Sumpah Palapa yang sebelumnya diselingi dengan kisah penyelamatan raja Sri Jayanagara, dan itulah sebenarnya yang dikisahkan oleh kitab Pararaton, dengan catatan tidak ada sumber sejarah lain yang mengatakan hal yang sama atau mendukung kisah itu.

Bagian II Hasil Analisa Kitab Pararaton

Hasil analisa dari kitab Pararaton berdasarkan asal usul pembuatan kitab, didapat beberapa kesimpulan yaitu bahwa kisah Ken Arok, perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah, dengan tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa oleh kaum penjajah Belanda dalam rangka menggalkan terwujudnya persatuan dan kesantuan bangsa dengan simbolisasi Sumpah Pemuda.

Dua suku bangsa besar yang merupakan pondasi kesatuan bangsa ini, mereka diarahkan untuk saling besetru, bermusuhan, dan akhirnya perang dingin berkepanjangan yaitu Jawa disimbolkan oleh kerajaan Majapahit dan Sunda disimbolkan oleh kerajaan Sunda Galuh, dengan akhir tragedi tercipta kisah perang Bubat sebagai issue yang dilemparkan ke publik.

Kisah Ken Arok hanya sebagai alasan, lebih kearah pembenaran bahwa memang ada asal usulnya kalau kelicikan atau praktek mensiasati alias tipu daya itu di lakukan oleh orang-orang Kerajaan Majapahit yang seoalah-olah dilakukan secara turun temurun sifat seperti itu, sebab Sri Rajasa Sang Anurwabhumi alias Ken Arok sebagai raja pertama dari Wangsa Rajasa, cikal bakal dari raja-raja kerajaan Majapahit.

Sri Rajasa sendiri awalnya dikisahkan sebagai seorang kriminal, brutal dan yang berhasil merebut kekuasaan dari kerajaan yang ada pada waktu itu yaitu Kediri yang sebelumnya ada komplik perebutan kekuasan wilayah Tumapel (versi kitab Pararaton) dan mendirikan kerajaan sendiri yaitu Tumapel (Singhasari, versi kitab Pararaton).

Alasan  langsung supaya terjadinya perang Bubat adalah dengan adanya keterikatan Sumpah Palapa yang dilakukan Gajah Mada, ini alibi yang harus dipersalahkan, merupakan sebab yang pas untuk alasan timbulnya perang tersebut, dengan Gajah Mada sebagai kambing hitamnya.

Dalam sejarah kekuasaan Kerajaan Majapahit, hanya ada 2 kerjaan yang tidak tidak tercatat sebagai kerajaan taklukan, yaitu kerajaan Sunda Galuh dan Madura.

Kalau kerajaan Majapahit memperlakukan kerajaan Sunda Galuh seperti dalam cerita perang Bubat, berarti double standard atau standar ganda, soalnya dengan Madura juga mereka punya hubungan sejarah yang kental, begitu juga dengan kerajaan Sunda Galuh. Terlebih Sunda Galuh adalah kerajaan adidaya pada waktu itu, kemungkinan ada deal-deal politik bisa saja terjadi.

Lantas apa motifnya kitab Pararaton menceritakan kisah yang tidak ada dalam sumber sejarah lain, yaitu proses penyelamatan raja Majapahit dalam arti luas menyelamatkan keutuhan kerajaan atau negara Majapahit, dengan latar belakang Gajah Mada dari prajurit tingkat menengah, tiba-tiba menyelamatkan raja. Cerita itu kelihatan realistis sekali dibuat dengan alur yang masuk logika dari setiap tahapanya, sehingga seorang prajurit menengah bisa berkarier menjadi seorang pejabat negara yang disegani dan malahan mempunyai peran dominan dalam menentukan kebijakan negara pada akhirnya.

57 komentar:

  1. Pembelokan sejarah memang di mulai dari jamannya orde baru.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Anonim,"Pembelokan....", silakan tafsiran gan untuk menyatakan demikian, tapi ane tidak menunjuk ke salah satu pihak atau masa tertentu.thanks

      Hapus
    2. Kalau sejarah itu tdk benar maka sama tidak benarnya dengan ulasan diatas karena ulasan tsbpun tidak ada dasarnya

      Hapus
    3. setau aku gajah mada itu orang karo sumatera utara ,
      karna tidak diakui saja sama pemerintah dia itu orang karo,
      takut disaingi koropsi di indonesia..

      Hapus
  2. Leres pisan..tapi pertanyaan selanjutnya, apa motif 'aktor-aktor' orde baru menciptakan 'sejarah yg serupa tapi tak sama' seperti ini ya ? efek lanjutannya kalau dikaitkan dengan legenda perang bubat yg juga di'sejarahkan'lain, apakah tidak beresiko tinggi thd sentimen kedaerahan masyarakat kedua suku itu ya ? ah duka atuh abdi masih milarian logika2 nu sanes..tapi, secara pribadi, memang ada kemiripan alur cerita dari 'kedua sejarah' itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. jelas-jelas untuk mempersatukan nusantara kalo tidak begini.. nanti aceh.kaltim,sulsel,papua bikin negara sendiri

      Hapus
  3. sebelumnya mohon dilihat halaman ini :
    http://forum.republika.co.id/showthread.php?9948-Pembuktian-kebohongan-sejarah-persetruan-kerajaan-majapahit-amp-sunda.
    ( hanya pada halaman tersebut yang dirasakan tulisan anda cukup netral )sehingga saya berani mengeluarkan steatmen..)

    sebelumnya saya sudah membaca semua isi dalam blog anda berikut komentar,namun apalah yang saya dapatkan dari itu..( semua ber opini ) sadar ataupun tidak anda telah melemparkan "dadu opini" dengan kata pembuka/Judul yang sangat berani.. perlu diketahui bahwa kata "Menguak,menggali,mencari adalah "kata kerja".Maka hati hati dengan digunakannya kata-kata tersebut karena jelas bahwa kata-kata tersebut mewakili ruang "pekerjaan"..apalagi ditempatkan sebelum kata "sejarah" yang mewakili ruang waktu(sesuatu yang terjadi dan telah lalu..)

    Inilah kekalahan dan kesalahan kita bahwa "Sejarah" yang sakral yang syarat dengan makna kehidupan dibungkus apik oleh sebuah cerita..yang pada akhirnya menempatkan nya pada sesuatu yang membosankan..jika hanya menguak,mengkaji,menggali sejarah maka anda tidak akan mendapatkan Sejarah sebenarnya..namun yg anda dapatkan hanya sebuah kisah dan cerita..

    Sebenarnya apa yang sedang anda Niatkan dan apa yang sedang anda cari?

    Bukankan semua tahu bahwa kita sbg manusia wajib menebarkan Wangi untuk keharmonisan alam dan isinya..
    yang menjadi pertanyaan..Jika anda memiliki niat menebarkan Wangi dalam blog anda maka saya yakin anda tidak akan menyediakan ruang sedikitpun untuk ladang Prasangka buruk,opini gk jelas,sangkaan,cemoohan,yang jelas menjadi bintik bintik kemunafikan dan dosa kecil..sadar ataupun tidak jika seseorang yang berkomentar yang ternyata menfitnah atau melempar dadu panas pula dengan steatement nya dari hasil membaca atau dari "katanya" ( yg gk jelas kebenarannya ) yang mengakibatkan dosa kecil maka anda pun bertanggung jawab atas dosa kecil itu..

    Bayangkan Jika Sarana Internet ada 500 tahun yang lalu pastinya terdapat ribuan bahkan jutaan Opini yang menyesakkan yang pada akhirnya melumpuhkan arti sesungguhnya kebenaran itu.

    dan bila saat ini kita tarik waktu 500 tahun kedepan,tentunya akan terdapat milyaran opini yang terkumpul yg pada akhirnya menjadi sebuah kekuatan yang Nggak mendasar.. maka kemana dan dimana sesungguhnya kebenaran itu berada..ironis memang..

    BalasHapus
  4. Kerajaan Sunda
    Kerajaan Majapahit ,,
    jika kita membicarakan keduanya
    Massa nya tidak lebih berat daripada Debu yang bertebaran.

    Berbanggalah Kita memiliki Ir.soekarno
    yang dengan jiwa raganya sanggup merajut benang Sejarah yang kusut hingga menjadi sebuah kain berwarna Merah dan Putih yang dikibarkan ditempat yang tinggi Oleh Darahnya
    dan perlu anda ketahui bahwa berkah air matanya mampu mengibarkan kain merah putih itu di angkasa.

    semoga Allah swt menempatkan beliau ditempat hamba-hambanya yang shalih yang telah engkau Ridhai...amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan apa yang anda utarakan,diartikel ini dan artikel lanjutanya dikatakan bahwa 'Sri Jayanagara raja Majapahit setelah Raden Wijaya' yang dikatakan kalagemet ataun tidak tegas?apakah soekarno pantas disamakan dengan Jayanegara?apakah Soekarno sangat mudah dipengaruhi?saya rasa tidak mungkin saat tua sedikit namun itu pun ada alasan dan alasanya panjang dan saat itu pun disaat perang dingin blok barat dan timur sangat berperan atas peristiwa G3oS/PKI,yah semua juga sudah tahu.sorry gan pake anonim lupa password


      semoga Allah swt menempatkan beliau ditempat hamba-hambanya yang shalih yang telah engkau Ridhai...amin

      Hapus
    2. Gan, tolong lihat kalimat dan alineanya secara utuh, bukan sepotong.

      Satu hal,tau kah Agan tentang julukan Bung Karno adalah Putra Sang Fajar, bukan karena lahirnya pas terbitnya matahari gan.

      Kalo Agan tahu perang Troy ketika Eos(Dwan) menggotong putranya Memnon yang gagah berani yang dibunuh Archilles. Sedangkan arti Eos atau Dawn dalam bahasa latin adalah Aurora dan dalam bahasa Indonesia disebut Fajar. Putra sang Fajar artinya Bung Karno adalah perlambang Kesatria yang gagah berani, begitu gan.

      Tahukah agan tentang simbolisasai dari Monas yang merupakan idenya bung Karno dan filosofi dasar apa? karena bung Karno paham tentang sejarah Indonesia sesungguhnya, bahwa Indonesia adalah pusat peradaban manusia di Jagat raya ini, pemikirian beliau sanggup melompati pola pikir kita sekali pun di jaman modern ini.

      Gan saya tidak mungkin menempatkan orang2 sprt itu dalam tingkatan yang rendah.

      thanks gan

      Hapus
  5. Tulisan Anda
    " Selalu berpijak pada hal-hal realistis dan logika dalam mensikapi Sejarah adalah satu langkah untuk menuju terkuaknya tabir kebenaran sejarah ".

    saya menangkap rangkaian kalimat diatas berarti.
    " mengajak untuk selalu menanggapi hal berkait sejarah dengan hasil analisa yang mampu diserap dan ditangkap oleh otak,sehingga bisa disimpulkan sebuah kebenaranya,,namun bila tidak rasional dan tidak masuk logika dipastikan itu diragukan akan kebenaranya".

    sebelum jauh mendiskusikan kerajaan sunda dan kerajaan majapahit..saya ingin berdiskusi dengan anda tentang ..

    1.Berdirinya borobudur itu tdk masuk akal dan memang tdk rasional.
    2.Berdirinya Candi Prambanan juga tdk rasional dan tdk masuk akal.
    3.begitupun sejarah tangkuban perahu dan
    4.apalagi sejarah simalin kundang yang dikutuk menjadi batu.juga
    5.peristiwa Isra'Miraj yang wajib diyakini segenap muslim ( menjelajah jiwa dan raga menembus batas waktu sampai ke langit terakhir hanya dalam semalam yang melahirkan kewajiban shalat 5 waktu.
    6.bagaimana suku maya ribuan tahun lalu dibuktikan memiliki kalender yang berpatokan pada Bintang ( teknologi apa di masa itu digunakan ).
    7.juga Piramida mesir yang berdiri gagah mengatakan pembangunan nya jelas tidak rasional dan tidak masuk akal.
    dan ratusan peninggalan lainnya.

    ini menurut saya pribadi
    Anda salah besar....jika sejarah berpijak pada Realistis dan logika..
    karena Bumi dan sejarah peradaban yang telah terjadi didalamnya dibangun oleh sesuatu yang tdk realistis dan tidak masuk logika..Tak terkecuali Nuswantara tercinta.

    maaf sebelumnya,kalimat saya terlalu keras.
    Biasanya...ini biasanya loh "judul judul seperti abang ni banyak berseliweran sebagai propaganda yang dikeluarkan oleh anti nasionalis,para kapital,sebagai bahan untuk adu domba sehingga meresahkan dan membuat bimbang yang menyebabkan perseturuan antar sesama bangsa dan bernegara untuk tujuan Politis tertentu.

    ini biasa nya loh....
    tapi saya percaya 100% abang termasuk orang yang menjunjung tinggi makna persatuan dan kesatuan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang di halaman ini : (http://forum.republika.co.id/showthread.php?9948-Pembuktian-kebohongan-sejarah-persetruan-kerajaan-majapahit-amp-sunda.) terlalu keras bos.....
      ak tunggu banget jawabanya dari penulis...

      Hapus
    2. @gan Sebelas-sebalas, ada layanan diskusi di page atas, mari kita menuju Forum Diskusi spy space dan tampilannya lebih leluasa disana.

      Hapus
    3. @ Gan Sebelas-sebelas, sudah saya balas di Forum Diskusi..silakn liat di page itu, thanks

      Hapus
    4. saya sangat setuju dnegan sebelas sebelas. Sejarha tak bisa di pakai logika, apa lagi menelaah dnegan suku kata, dan di masukkan ke google translate.

      sebelum membuat tulisan tentang seperti anda katakan kitab pararaton adalah penipuan sejarah, yang penipuan sejarah adalah orang2 kayak E. Hadian Ridwan. kenapa syaa katakan demikian, kajian hanya menggunakan logika dan suku kata sudah berani menulis bahwa pararaton adalah pembohongan sejarah. anda lah yang menipu sejarah kegenerasi muda. anda generasi muda tinggal melestarikan saja sudah kayak gini, coba berfikir mulai buat sejarah jaman 2012 ini, apa yg bisa anda buat? buat monument dan batu besar pahat disana, trus 200 tahun lagi kita semua tewas, supaya anak cucu kita tahu sedikit kisah sekaran. Kita berterima kasih pada pembuat pararaton, walo singkat padat dan jelas itu mengisahkan keseluruhan kehidupan jaman itu. jika tak percaya simpan sebagai kekayaan bangsa. Sepeti CIna sangat menghargai peninggalan jaman dulu, kita????? yang katanya tersohor punya kerajaan , bukti peninggalan tidak ada, tau kenapa??? orang2 seperti anda ini yang menghilangkan sejarah itu sendiri. Coba mulai buat sejarah untuk masa depan, bukan dengan mencari kesalahan2 sejarah, pakai itu sebagai budaya bangsa yg patutu di simpan.

      kajian berdasarkan suku kata dan logika, tidak akan mampu menyentuh sejarah. perlu penelitian dan kajian. Jangan2 kitab anda sendiri anda tak percaya karna bnyak hal tak masuk akal.

      terimakasih, bijak lah jangan ingin menenggelamkan. apa lagi ada usaha klaim sejarah.

      Hapus
  6. @Anonim atas "Leres pisan..tapi pertanyaan selanjutnya, apa motif 'aktor-aktor' orde baru menciptakan 'sejarah yg serupa tapi tak sama' seperti ini ya ?"
    Gan, tidak merujuk atau memastikan "aktor-aktor" orde baru,tentang motif itu pernyataan ane diambil dari bagian artikel:
    "Tidak ada efek langsung memang atau pun proses pembenaran untuk sesuatu masalah yang ditutup-tutupi kalau pun misalnya menjadi perlambang, tapi ini mungkin hanya sekedar propaganda untuk cipta kondisi, sehingga menimbulkan efek psikologis masyarakat, bahwa memang dalam sejarah sudah ada contoh hal tersebut. Mungkin bisa jadi atas dasar ada kepentingan besar yang harus diselamatkan, kalau pun itu memang terjadi, kesatuan dan persatuan bangsa itu yang lebih utama. Sehingga desas-desus proses peralihan yang dicurigai sebagai pengambilalihan kekuasaan, yang bisa jadi menimbulkan konflik horizontal, oleh sebagian kalangan dapat diredakan."

    BalasHapus
  7. Saya sepakat dengan Sebelas Maret. Apa yang Anda lakukan hanya berusaha membuat propaganda. Anda ingin menciptakan sejarah sendiri. Sejarah itu tidak bisa dicipta, sebab sejarah ada dari sebuah peristiwa. Membaca seluruh isi tulisan Anda, saya seperti membaca cerpen, bukan sebuah peristiwa yang terpapar berdasarkan sebuah peristiwa. Anda mengira diri Anda seorang intelek, tetapi tidak pernah terbesit dalam benak Anda untuk menerima kritik dan saran dari orang-orang. Padahal seorang intelek haruslah menerima masukan dan kritikan. Aneh saja setiap kali melihat kritikan, Anda selalu mementahkannya seolah-olah Anda dan buku2 Anda-lah yang merasa benar. Dan ketahuilah satu hal, Anda dan buku2 itu usianya masih baru, jauh dari fakta sejarah yang Anda sampaikan. Lalu logika dan realitas apa yang Anda pakai...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik gan, terima kasih atas masukannya, semoga ane lebih bijak untuk kedepannya...dan mohon sumbang saran dari Agan untuk kelanjutanya, thanks

      Hapus
  8. penelusuran sejarah antara spiritual batin dan logika terkadang berbeda lho..terus terang saya membaca artikel2 anda sngt unik berbeda dg pngetahuan yg saya dptkan slama ini..saya ga akan mencemooh anda yg sdh susah payah mnulis artikel2 yg anda buat tp cm saya menyarankan agar anda jauh lebih brsifat arif dlm mnanggapi ttng perbedaan kisah2 sejarah dan sering2lah bergaul kpd orang tua maupun para sesepuh nusantara ini. kebenaran semata hanya milik tuhan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. baik gan, terima kasih atas sarannya, akan ane perhatikan...mudah2an ane bisa banyak belajar dari para senior, yang ane yakin mereka pada mumpuni pada bidang ini...mohon juga kalo sekiranya ada yang kurang berkenan tunjukan ke ane, mudah2an kita bisa diskusikan...thanks dah mampir gan

      Hapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  10. Upami Gajah Mada leres urang Tasik (Galunggung)..???

    BalasHapus
  11. menguak sejarah atas sejarah yang ada selama ini; yang sebagian besar buku sejarah yang ada ditulis demi 'kepentingan' (kolonial dan juga penjajah berkulit coklat).

    Salut Kang Enjank!
    Satu telaah baru yang kontroversial

    BalasHapus
  12. Untuk semua, trimakasih yg telah berkomentar dengan santun dan bijaksana, wujud penghargaan terhadap jasa para pahlawan kita&kita menjadi bagian bangsa yg besar yang tidak melupakan sejarah bangsanya, yang kurang sopan mohon serius dikit, bisa menempatkan mana yang just kidding mana yang ilmiah. pendapat saya, ungkapan Agus Aris Munandar benar, validitas sejarah diukur dari keilmuan sejarah itu sendiri. Sebelum ada novum sejarah yang positif dan memastikan asal muasal Mahapatih Gajahmada, semua berhak mengklaim. Termasuk apa yang pernah saya baca, ketika Kologemet/Jayanegara menjadi Raja Majapahit menggantikan Ayahandanya Sri Kertarajasa Jayawardana (Raden Wijaya/Menantu Kertanegara Singosari), sebagai anak kedua Tri Buana Tunggadewi diberi wilayah/Tanah Perdikan (bebas pajak/upeti) di Dahono Wengker (kini bernama Ponorogo), sebuah kerajaan setelah Kerajaan Bantarangin.Saat itu, Gajah Mada sudah mengabdikan diri mengawal Tri Buana Tunggadewi dengan pangkat Bekel (setingkat pimpinan prajurit/perwira pasukan istana). Karenanya ketika terjadi pemberontakan Ra Kuti/pemberontakan Kuti, semua keluarga kerajaan ditarik ke istana, karena istana hampir jatuh ke tangan pemberontak. Tri Buana Tunggadewi dengan kawalan Gajahmada akhirnya menuju ibukota Majapahit (Trowulan), tak disangka Gajahmada yang awalnya kurang diperhitungkan, karena jasa besarnya menumpas pemberontakan Kuti dan menyelamatkan kerajaan, Gajahmada diangkat sebagai Mahapatih setelah sempat menjabat Panglima Pasukan Bhayangkari (pengawal keluarga kerajaan). Yang mengangkat Gajahmada sebagai Mahapatih adalah Tri Buana Tunggadewi (yang memang sudah akrab bagia sahabat), saat Tri BUana Tunggadewi diangkat sebagai Raja karena Kologemet/Jaya Negara terbunuh oleh tabib Ra Tanca, saat kembali menduduki singgasananya setelah pemberontakan kuti. Ra Tanca berhasil dibunuh Gajahmada. Saat diangkat menjadi Mahapatih itulah Gajahmada mengambil Sumpah Palapa (siap mempersatukan Nusantara). Gajahmada tetap menjadi Mahapatih hingga putra Tri Buana Tunggadewi menjadi Raja yaitu Hayam wuruk (bergelar Brawijaya I/pertama). persahabatan Gajahmada dengan Tri Buana Tunggadewi berlanjut sampai dengan putranya Hayam Wuruk, dan di masa Hayam Wuruk/Brawijaya inilah, cita-cita Gajahmada mempersatukan Nusantara terwujud dan menjadi masa keemasan Majapahit, di mana kekuatan laut menjadi penopang utama Negara Kepulauan (berdasarkan Novel Sejarah "Arus Balik" karya Pramudya Anantatoer, kapal perang Majapahit saat itu berjumlah 3000 dengan masing-masing kapal mampu mengangkut 1000 tentara, berikut 100 pasukan gajah dan dilengkapi dengan Cetbang/meriam kecil). Dapat dibayangkan bahwa terdapat 3 juta pasukan laut (dari pasukan majapahit sendiri dan didikan wilayah jajahan). Penemu kapal perang dan mesiu serta cetbang saat itu bernama Mpu Nala (kini diabadikan pada KRI angkatan laut dan wisma Angkatan Laut). Maka tak heran, hampir semua kerajaan tidak mampu membendung serangan majapahit, yang cukup maju secara teknologi dan jumlah pasukan yang luar biasa. wilayahnya mampu mencapai Madagaskar dan Myanmar. itupun jika tidak terkena isu bahwa Madagaskar Afrika Selatan dan Myanmar dibagian utara sebagai ujung dunia (akibat keterbatasan pengetahuan saat itu), maka saya yakin wilayah Majapahit jauh lebih luas lagi, mungkin asia seluruhnya ditambah dengan afrika menjadi wilayah Majapahit. Semoga misteri asal muasal Gajahmada, beriring tulisan singkat ini, bisa terkuak dan menambah khazanah sejarah besar masa lalu untuk dikenang, dihayati dan dihargai serta disyukuri. Salahsatunya, pemikiran Gajahmada "bahwa kerajaan laut/negara kepulauan kekuatan pertahanan lautnya harus kuat, sehingga persatuan dan kesatuan wilayah tetap utuh", hal ini bisa menjadi nilai yang dapat kita petik agar para decition maker bangsa ini memikirkan pentingnya kekuatan laut, jika di laut kita berwibawa, maka tidak ada pulau lepas dari NKRI, tidak ada negara lain mengejek wilayah dan memancing emosi seperti Ambalat dll. smoga brmanfaat

    BalasHapus
  13. wah... benar juga dugaan banyak orang, sebelum2 ini, bahwa sumpah palapa itu cuma bohong belaka. Pada kenyataannya gajahmada bersumpah itu menjelang dilantik itu pas seperti elite politik kita yang dengan janji2 muluknya. Begitu juga gajahmada terlalu dibesar2kan cerita, seakan2 superior sekali. Padahal cuma mulut besar saja. Bukti2 nya di daerah2 lain tidak ada tertulis tentang kekuasaan majapahit. Murni karangan para kraton dan pihak belanda saja.
    Kalau Sriwijaya memang diakui oleh dunia kekuasaannya sangat luas, mencakup wilayah nusantara dan sekitarnya.
    Kalau majapahit dan gajahmada ... cuma OM DO saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dasar goblok,mestinya kamu baca dulu sejarah yang benar.jangan iri dan rasialis saja.baca tuh prasasti 2.atau gampangnya di artikel medang penakluk nusantara.kekuasaan wilayah majapahit atas sebagian besar asia tenggara dan sebagian australia tidak muncul begitu saja.mulailah dengan kerajaan medang ( kini sekitar nganjuk-jawa timur ).menurut sejarawan barat dari berbagai sumber,awal ekspansi jawa ke asia tenggara dimulai dari dinasti isyana ( medang-keturunan mataram kuno ).bahkan salah satu raja medang dharmawangsa menurut berita cina dan sumber 2 lain melakukan penyerbuan ,penjarahan,dan perusakan dan menguasai palembang ibukota sriwijaya selama tiga tahun,setelah diganti airlangga,kemudian kediri,wilayahnya pun juga seperti medang,meskipun sriwijaya bangkit lagi,tapi kekuasaan sriwijaya hanya wil.sumatra,malaya.setelah singosari berkuasa seluruh sumatra,malaya dan seb.besar nusantara termasuk sunda.tunduk pada singosari.kemudian muncul majapahit pewaris singosari.ketika singosari runtuh oleh pemberontakan kediri(jarak keduanya sekitar 100 km ).wilayah di nusantara melepaskan diri dari singosari.apa yg dilakukan gajah mada dan majapahit adalah menaklukhan kembali wilayah jajahan singosari dan menaklukan wilayah lain yg belum sempat di kuasai singosari.mengenai kerajaan sriwijaya menurut ahli sejarah sistemnya pemerintahannya beda dengan majapahit.kalau majapahit sistem kekuasaanya terpusat.artinya majapahit dalam kemampuan militernya sebagian besar hanya mengandalkan orang wilayah sekitar ibukotanya.tapi nyatanya mampu menguasai asi tenggara.sedangkan sriwijaya sistemnya mandala.jadi para pendukungnya terdiri dari wil,sumatra,semenanjung melayu,dan orang jawa yang masing2 punya kedudukan sama.siapa punya peluang dia jadi raja.ketika palembang pusat sriwijaya mendapat serbuan dan dikuasai kerajaan medang dari jawa timur dimasa dharmawangsa selama tiga tahun.dengan demikian secara politik sriwijaya sudah runtuh andaikan sistemnya pemerintahannya terpusat.karena bantuan dari semenanjung melayu yg lebih dekat dengan palembang. .itulah sebabnya ketika raja balaputra dewa keturunan jawa kalah perang dari sanjaya raja jawa lainya lari ke sumatra manjadi raja sriwijaya.saya mau tanya pada anda,sumber dari mana sriwijaya sangat luas dan diakui dunia sedang majapahit dan gajah mada cuma omong doang.justru kebalikannya.bahkan penaklukhan sriwijaya atas wil.khmer/lainnya itupun tak lepas dari peran kesatria jawa.fakta sejarah kerajaan 2 dijawa ( terutama jawa timur )pada jaman dulu memang superior.ini diakui para sejarawan dunia.sayangnya di wikipedia sangat bias.dan kurang lengkap.lihat saja sejarah kerajaan 2 jawa timur isi ceritanya hanya kurang sampai pada luas wilayah yg sesungguhnya.padahal ada sebagian yg luas wilayahnya sama dengan sriwijaya.apalagi majapahit yg jauh lebih luas dari sriwijaya.tapi tidak tertulis.padahal ada bukti2 sejarah yg tidak dimasukkan. saya ingatkan pada sesama,janganlah karena dendam sejarah,iri hati dan kebencian membuat anda berkomentar yang tidak obyektive .di jepang saja ada semacam perkumpulan orang2 penting jepang pengagum kekaisaran majapahit.bahkan mereka dikabarkan memberi dukungan adanya kapal spirit majapahit yg digagas menteri jero wacik utkmuhibah napak tilas kenegara tetangga.juga ada cerita orang jepang bahwa raja mungkin maksudnya kaisar jepang masih ada keturunan majapahit sebagai wujud klo gak salah mitra persekutuan dalam perang melawan mongol saat itu. baca juga sejarah sulawesi tenggara disitu juga disebutkan ada poin penemuan terbaru mengenai orang2 majapahit yg menduduki sebagian wil.australia.jangankan wilayah daerah di seluruh nusantara yg punya cerita tentang kekuasaan majapahit atas mereka.seperti kesultanan palembang dan latar belakang sejarahnya/banten girang/kerajaan di kalimantan.dll.negara2 asia tenggara pun punya cerita yg sama tentang kekuasaan orang2 jawa atas mereka.cepat atau lambat fakta sejarah akan terungkap.

      Hapus
  14. seru juga membca komen2nya.
    Seprti dbat kusir.....

    BalasHapus
  15. seru juga membca komen2nya.
    Seprti dbat kusir.....

    BalasHapus
  16. DI TANAH SUNDA GAJAH MADA TERKENAL DENGAN SEBUTAN GAJAH MDOL ATAU GAJAH BAREUH

    BalasHapus
  17. GAJAH MADA SELAMA HIDUPNYA BELUM PERNAH PUNYA ISTRI KARENA TIDA LAKU SEBAB TIDA GANTENG MAKANYA DIA MERASA CEMBURU PDA RAJA HAYAM BURUK UNTUK ITU RIAH PITALOKA DI BUNUHNYA

    BalasHapus
    Balasan
    1. salah satu bukti kalo pati gaja mada tidak berhasil mempersatukan nusantara.. contoh celebes pernah tunduk tidak dengan majapahit...

      Hapus
  18. hahahaha ngerti sejarah sepotong sudah kaya yang pada ahli, tapi cakep dan jempol buat semua agan-agan, tapi pada dasarnya sy setuju bahwa tidak semua sejarah berdasarkan logika, karena setiap manusia punya banyak keterbatasan meski beberapa diantaranya banyak juga yg punya mu,jijat , nah pemilik mu,jijat inilah yg tidak semua manusia bisa menyamainya bahkan logika sekalipun, dan maaf bung renjang jangan terlalu yakin dengan logika anda

    BalasHapus
  19. Secara bijak kita sebetulnya dapat menelusuri sejarah tentang asal usul sebuah nama dari lingkungan atau wilayah. GAJAH MADA... Kalo dilihat dr nama depannya adalah nama seekor hewan yang notabenenya habitatnya bnyak berada di pulau sumatera. Mulai aceh sampai lampung. Tidak menutup kemungkinan para orang tua jaman dl memberi nama anaknya dengan berfilosofi. Bahwa kelak anaknya tumbuh menjadi orang besar dan berwibawa seperti seekor gajah atau minimal berperawakan besar layaknya tubuh sang gajah. Mari coba berfikir rasionalis... Ingat gan... Manusia skrg kemampuan kerja otaknya hnya 10%. itu aja dah bagus bener...

    BalasHapus
  20. Nama GAJAH MADA sebenarnya pengucapannya bukan GAJAH dan MADA tapi di ucap GAJ AHMAD A ada unsur nama AHMAD dr bahasa Arab yang artinya TERPUJI, dan dari situs di trowulan ternyata juga ditemukan makam makam orang Arab yang terletak di tengah kota Mojopahit , artinya makam orang yang di hormati?

    BalasHapus
  21. sejarah kita di jajah bangsa asing itu dulu.... dan sekarang kita sendiri yg menjajah sejarah bangsa ini tanpa kita sadari...gajahmada tidak PERNAH berhasil mempersatukan nusantara... jangan mengaburkan sejarah kasihan anak cucu kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. dasar goblok,mestinya kamu baca dulu sejarah yang benar.jangan iri dan rasialis saja.baca tuh prasasti 2.atau gampangnya di artikel medang penakluk nusantara.kekuasaan wilayah majapahit atas sebagian besar asia tenggara dan sebagian australia tidak muncul begitu saja.mulailah dengan kerajaan medang ( kini sekitar nganjuk-jawa timur ).menurut sejarawan barat dari berbagai sumber,awal ekspansi jawa ke asia tenggara dimulai dari dinasti isyana ( medang-keturunan mataram kuno ).bahkan salah satu raja medang dharmawangsa menurut berita cina dan sumber 2 lain melakukan penyerbuan ,penjarahan,dan perusakan dan menguasai palembang ibukota sriwijaya selama tiga tahun,setelah diganti airlangga,kemudian kediri,wilayahnya pun juga seperti medang,meskipun sriwijaya bangkit lagi,tapi kekuasaan sriwijaya hanya wil.sumatra,malaya.setelah singosari berkuasa seluruh sumatra,malaya dan seb.besar nusantara termasuk sunda.tunduk pada singosari.kemudian muncul majapahit pewaris singosari.ketika singosari runtuh oleh pemberontakan kediri(jarak keduanya sekitar 100 km ).wilayah di nusantara melepaskan diri dari singosari.apa yg dilakukan gajah mada dan majapahit adalah menaklukhan kembali wilayah jajahan singosari dan menaklukan wilayah lain yg belum sempat di kuasai singosari.mengenai kerajaan sriwijaya menurut ahli sejarah sistemnya pemerintahannya beda dengan majapahit.kalau majapahit sistem kekuasaanya terpusat.artinya majapahit dalam kemampuan militernya sebagian besar hanya mengandalkan orang wilayah sekitar ibukotanya.tapi nyatanya mampu menguasai asi tenggara.sedangkan sriwijaya sistemnya mandala.jadi para pendukungnya terdiri dari wil,sumatra,semenanjung melayu,dan orang jawa yang masing2 punya kedudukan sama.siapa punya peluang dia jadi raja.ketika palembang pusat sriwijaya mendapat serbuan dan dikuasai kerajaan medang dari jawa timur dimasa dharmawangsa selama tiga tahun.dengan demikian secara politik sriwijaya sudah runtuh andaikan sistemnya pemerintahannya terpusat.karena bantuan dari semenanjung melayu yg lebih dekat dengan palembang. .itulah sebabnya ketika raja balaputra dewa keturunan jawa kalah perang dari sanjaya raja jawa lainya lari ke sumatra manjadi raja sriwijaya.saya mau tanya pada anda,sumber dari mana sriwijaya sangat luas dan diakui dunia sedang majapahit dan gajah mada cuma omong doang.justru kebalikannya.bahkan penaklukhan sriwijaya atas wil.khmer/lainnya itupun tak lepas dari peran kesatria jawa.fakta sejarah kerajaan 2 dijawa ( terutama jawa timur )pada jaman dulu memang superior.ini diakui para sejarawan dunia.sayangnya di wikipedia sangat bias.dan kurang lengkap.lihat saja sejarah kerajaan 2 jawa timur isi ceritanya hanya kurang sampai pada luas wilayah yg sesungguhnya.padahal ada sebagian yg luas wilayahnya sama dengan sriwijaya.apalagi majapahit yg jauh lebih luas dari sriwijaya.tapi tidak tertulis.padahal ada bukti2 sejarah yg tidak dimasukkan. saya ingatkan pada sesama,janganlah karena dendam sejarah,iri hati dan kebencian membuat anda berkomentar yang tidak obyektive .banyak fakta sejarah majapahit yg tidak diulas disini di jepang saja ada semacam perkumpulan orang2 penting jepang pengagum kekaisaran majapahit.bahkan mereka dikabarkan memberi dukungan adanya kapal spirit majapahit yg digagas menteri jero wacik utkmuhibah napak tilas kenegara tetangga.juga ada cerita orang jepang bahwa raja mungkin maksudnya kaisar jepang masih ada keturunan majapahit sebagai wujud klo gak salah mitra persekutuan dalam perang melawan mongol saat itu. baca juga sejarah sulawesi tenggara disitu juga disebutkan ada poin penemuan terbaru mengenai orang2 majapahit yg menduduki sebagian wil.australia.jangankan wilayah daerah di seluruh nusantara yg punya cerita tentang kekuasaan majapahit atas mereka.seperti kesultanan palembang dan latar belakang sejarahnya/banten girang/kerajaan di kalimantan.hikayat pasai dll.negara2 asia tenggara pun punya cerita yg sama tentang kekuasaan orang2 jawa atas mereka.cepat atau lambat fakta sejarah kebesaran majapahit akan terungkap.
      Balas

      Hapus
    2. loe aja yang goblog...ga mau nyari tau sejarah yang benar...taunya dari satu sumber...yaitu jawa....liat dari sejarah daerah lain...kancruttt..

      Hapus
  22. propaganda yang dikeluarkan oleh anti nasionalis,para kapital,sebagai bahan untuk adu domba.. pantes saja sejarah kita kabur karna orang-orang seperti anda yg mengaburkan tanpa anda sadari...anda bukan pecinta sejarah tapi politisi sejarah

    BalasHapus
    Balasan
    1. giliran orang yang non jawa yang di mengungkap kebenaran di bilang ras,kesukuan ga nasionalis...padahal udah pada tau orang jawa yang egois merasa dominan yang menjadikan jawa sebagai barometer yang benar dan yang paling bagus, paling berjasa di nusantara...di bidang apapun...secara tidak langsung yang komentar di atas juga sudah mengandung unsur kesukuan.....belum tentu sejarah yang di yakini orang jawa itu benar...bukalah mata hati anda jangan seperti katak dalam sumur...

      Hapus
  23. Mudah-mudahan sejarah Nusantara yang sebenarnya (yang diREKAYASA oleh suku mayoritas dinegeri ini) bisa diketahui oleh semua bangsa-bangsa di Planet Bumi ini. Amin!

    BalasHapus
  24. Semoga sejarah Nusantara yang sudah dibelokkan oleh suku mayoritas di negeri ini bisa terkuak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pikir justru artikel ini adlh salah satu usaha utk membelokan sejarah nusantara dan anda trmasuk korban salah belok,wkwkwkwk

      Hapus
    2. yang komentar di atas juga udah dibelokin dan di bodohi mbah mu....biarlah oranglain mencari kebenaran....karena selama ini sudah banyak kebohongan sejarah yang di tulis orang jawa...

      Hapus
  25. untuk meng klaim wilayah2 dr sabang sampai merauke para pendiri negara dlu menciptakan skenario tokoh2 dan fakta2 konspiratif...heheh...persatuan negara itu penting dan hrs tercipta,,tp bkn dgn skenario yg palsu gtu donq...jgn belokan sejarah demi menghalalkan kemerdekaan NKRI....hari ini org malaysia,brunai,s'pore dan thailand senyum2 liat cara2 pemimpin kta memutar balikan sejarah demi meng klaim bahwa wilayah mrk dlu adalah bagian kerajaan majapahit....sewaktu saya di johor dlu prnah dialog dgn tokoh mahasiswa universitas MARA....dan dgn santai mrk bilang...''seandainya soekarno dlu pk pembenaran ttg kebesaran wilayah teritorial kerajaan sriwijaya tempo dlu untuk mengklaim malaysia,brunai dan thai sekalipun(bkn majapahit)..maka niscaya tak akan sulit mengajak org malaysia untuk bersatu menjadi negara indonesia.....hehe...

    BalasHapus
  26. tp sayang pemimpin kalian tak mau melakukan itu....karna pemimpin kalian takut pula,,bla suatu saat orang non jawa akan lbh kuat eksistensinya di indonesia...karna sebagian besar indonesia di huni oleh ras melayu( sumatra,kalimatan,sulawesi,irian dan nusa2 lainnya)....hhuuuuuhh.....pikir2 bnr jga omongan si malay itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawa-sunda termasuk ras melayu bukan???

      Hapus
  27. jawanisasi yg menempel di jiwa nasionalisme...itu terjadi di negri kta

    BalasHapus
    Balasan
    1. dasar goblok,mestinya kamu baca dulu sejarah yang benar.jangan iri dan rasialis saja.baca tuh prasasti 2.atau gampangnya di artikel medang penakluk nusantara.kekuasaan wilayah majapahit atas sebagian besar asia tenggara dan sebagian australia tidak muncul begitu saja.mulailah dengan kerajaan medang ( kini sekitar nganjuk-jawa timur ).menurut sejarawan barat dari berbagai sumber,awal ekspansi jawa ke asia tenggara dimulai dari dinasti isyana ( medang-keturunan mataram kuno ).bahkan salah satu raja medang dharmawangsa menurut berita cina dan sumber 2 lain melakukan penyerbuan ,penjarahan,dan perusakan dan menguasai palembang ibukota sriwijaya selama tiga tahun,setelah diganti airlangga,kemudian kediri,wilayahnya pun juga seperti medang,meskipun sriwijaya bangkit lagi,tapi kekuasaan sriwijaya hanya wil.sumatra,malaya.setelah singosari berkuasa seluruh sumatra,malaya dan seb.besar nusantara termasuk sunda.tunduk pada singosari.kemudian muncul majapahit pewaris singosari.ketika singosari runtuh oleh pemberontakan kediri(jarak keduanya sekitar 100 km ).wilayah di nusantara melepaskan diri dari singosari.apa yg dilakukan gajah mada dan majapahit adalah menaklukhan kembali wilayah jajahan singosari dan menaklukan wilayah lain yg belum sempat di kuasai singosari.mengenai kerajaan sriwijaya menurut ahli sejarah sistemnya pemerintahannya beda dengan majapahit.kalau majapahit sistem kekuasaanya terpusat.artinya majapahit dalam kemampuan militernya sebagian besar hanya mengandalkan orang wilayah sekitar ibukotanya.tapi nyatanya mampu menguasai asi tenggara.sedangkan sriwijaya sistemnya mandala.jadi para pendukungnya terdiri dari wil,sumatra,semenanjung melayu,dan orang jawa yang masing2 punya kedudukan sama.siapa punya peluang dia jadi raja.ketika palembang pusat sriwijaya mendapat serbuan dan dikuasai kerajaan medang dari jawa timur dimasa dharmawangsa selama tiga tahun.dengan demikian secara politik sriwijaya sudah runtuh andaikan sistemnya pemerintahannya terpusat.karena bantuan dari semenanjung melayu yg lebih dekat dengan palembang. .itulah sebabnya ketika raja balaputra dewa keturunan jawa kalah perang dari sanjaya raja jawa lainya lari ke sumatra manjadi raja sriwijaya.saya mau tanya pada anda,sumber dari mana sriwijaya sangat luas dan diakui dunia sedang majapahit dan gajah mada cuma omong doang.justru kebalikannya.bahkan penaklukhan sriwijaya atas wil.khmer/lainnya itupun tak lepas dari peran kesatria jawa.fakta sejarah kerajaan 2 dijawa ( terutama jawa timur )pada jaman dulu memang superior.ini diakui para sejarawan dunia.sayangnya di wikipedia sangat bias.dan kurang lengkap.lihat saja sejarah kerajaan 2 jawa timur isi ceritanya hanya kurang sampai pada luas wilayah yg sesungguhnya.padahal ada sebagian yg luas wilayahnya sama dengan sriwijaya.apalagi majapahit yg jauh lebih luas dari sriwijaya.tapi tidak tertulis.padahal ada bukti2 sejarah yg tidak dimasukkan. saya ingatkan pada sesama,janganlah karena dendam sejarah,iri hati dan kebencian membuat anda berkomentar yang tidak obyektive .di jepang saja ada semacam perkumpulan orang2 penting jepang pengagum kekaisaran majapahit.bahkan mereka dikabarkan memberi dukungan adanya kapal spirit majapahit yg digagas menteri jero wacik utkmuhibah napak tilas kenegara tetangga.juga ada cerita orang jepang bahwa raja mungkin maksudnya kaisar jepang masih ada keturunan majapahit sebagai wujud klo gak salah mitra persekutuan dalam perang melawan mongol saat itu. baca juga sejarah sulawesi tenggara disitu juga disebutkan ada poin penemuan terbaru mengenai orang2 majapahit yg menduduki sebagian wil.australia.jangankan wilayah daerah di seluruh nusantara yg punya cerita tentang kekuasaan majapahit atas mereka.seperti kesultanan palembang dan latar belakang sejarahnya/banten girang/kerajaan di kalimantan.dll.negara2 asia tenggara pun punya cerita yg sama tentang kekuasaan orang2 jawa atas mereka.cepat atau lambat fakta sejarah akan terungkap.
      Balas

      Hapus
    2. yg mempunyai jiwa nasionilsme tinggi ya orang jawa.

      Hapus
  28. majapahit sampah dari jawa, jawanisasi nusantara, jawa penghancur nusantara

    BalasHapus
  29. misalnya sejarah RA kartini...masa sekedar menulis surat ungkapan keprihatinannya kepada nasib perempuan di jawa kepada temannya di belanda sudah di jadiin pahlawan...sementara banyak perempuan lain di nusantara ini yang sudah jelas mengorbankan segalanya baik bergerak di bidang pendidikan atau perjuangan masih ada yang belum di angkat jadi pahlawan...ini satu bukti bahwa orang jawa selalu membuat opini mengedepankan suku jawa...apakah ini salah satu jawanisasi?

    BalasHapus
  30. Majapahit Tidak pernah menaklukkan Makassar,,Gowa,,atau Luwu,,tidak ada bukti,,baik prasasti,,candi,,atau pengaruh hindu Budha Lainnya di sulawesi,,,jelaslah itu adalah kebohongan orba,,sama dengan kebohongan G30SPKI

    BalasHapus
  31. Makasih gan infonya udah share ...............




    bisnistiket.co.id

    BalasHapus
  32. Di jawa barat tidak akan pernah ada nama jalan Gajah Mada dan Majapahit. Sejarah di daerah melayu Gajah mada adalah seorang perompak bajak laut jahat.

    BalasHapus
  33. Di kota2 yang menjadikan gajah mada, hayam wuruk, majapahit sebagai nama jalan, nama itu hanya menjadi nama daerah lampu merah, prostitusi, judi, tempat mabuk , premanisme dll.. ini BUKTI NYATA. hal ini menjadi simbol sirloka bahwa Gajah Mada semasa hidupnya orang bejad kali yee... Contoh di mekah daerah tempat tinggalnya Abu Jahal ( kafir musuh Rasullulloh) sekarang menjadi tempat WC umum, sementara area tempat lahirnya Rasululloh sekarang menjadi perpustakaan. Bahwa aura dari seseorang yanh hidup di masa lampau masih ada sampai sekarang baik positif maupun negatif

    BalasHapus
  34. Aku tinggal di pulau jawa
    Tp aku bukan orang jawa
    AKU URANG SUNDA

    BalasHapus
  35. Penulis ini orang yg suka mengada ada, semoga dia lekas sadar dan dapat petunjuk dari sang pencipta

    BalasHapus

Komentarlah dengan baik dan sopan. Pasti akan dibalas oleh pemilik. Mohon jangan mengandung unsur kasar dan sara, mari berbagi pengetahuan, silakan kritik karena kritik itu membangun dan membuat sesuatu menjadi lebih baik

Creative Commons License
MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA by Ejang Hadian Ridwan is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License.
Based on a work at menguaktabirsejarah.blogspot.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://menguaktabirsejarah.blogspot.com.